Menjaga Tradisi, Memperbarui Keilmuan: Dosen IAT UNUJA Hadiri Muktamar Qira’ah

Selasa, 20 Januari 2026

Diakses: 41

Bagikan:

PROBOLINGGO (6/11/2025),—Dosen Program Studi (Prodi) Ilmu Alqur’an dan Tafsir (IAT) Universitas Nurul Jadid (UNUJA), Ach. Zayyadi, mengikuti Muktamar Ilmu Qira’ah yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Rabu (5/11/2025). Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari program pengembangan dan upgrading keilmuan dosen, khususnya dalam penguatan kompetensi kajian Al-Qur’an.

Muktamar yang digelar di Tower Ismail Ya’kub lantai 9 UINSA (Univesitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya) itu menghadirkan para pakar qira’ah, akademisi, dan pengasuh pesantren dari berbagai daerah. Forum ini membahas arah pengembangan ilmu qira’ah di Indonesia sekaligus merumuskan rekomendasi strategis bagi keberlanjutan studi Al-Qur’an di perguruan tinggi dan pesantren.

Muktamar dibuka resmi oleh Rektor UINSA Surabaya, Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., yang dalam sambutannya menegaskan urgensi menguatkan al-ashalah (tradisi) sekaligus al-hadatsah (kontekstualisasi modern) dalam kajian ilmu qira’ah. Menurut Muzakki, salah satu tantangan terbesar adalah menjaga keseimbangan antara tradisi tekstual dan dinamika aplikasi kontemporer tanpa menghilangkan nilai-nilai autentik ilmu qira’at.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dalam dua sesi diskusi panel. Pada sesi pertama, narasumber seperti KH A. Musta’in Syafi’i dan KH Ahmad Fathoni Dimyathi mengulas tentang peran ilmu qira’at dalam penafsiran Al-Qur’an serta karakteristik masing-masing riwayat bacaan yang sahih, terutama Qira’at al-Sab’ah. Pada sesi kedua, pemaparan berfokus pada sejarah panjang perkembangan ilmu qira’at hingga penyebarannya ke Nusantara, serta urgensi pelestarian bacaan mutawatir agar tidak punah.

Ach. Zayyadi menilai forum tersebut penting sebagai ruang pembaruan pengetahuan dosen. Menurutnya, dinamika keilmuan Al-Qur’an menuntut dosen untuk terus mengikuti perkembangan metodologi dan wacana mutakhir.

“Mengikuti muktamar ini merupakan bagian dari upgrading ilmu pengetahuan dosen. Ilmu qira’ah tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis bacaan, tetapi juga memiliki pengaruh besar terhadap pendekatan tafsir dan studi Al-Qur’an secara akademik,” ujar Zayyadi saat ditemui di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, keikutsertaan dosen dalam forum ilmiah nasional menjadi bentuk tanggung jawab akademik agar pembelajaran di perguruan tinggi tetap berbasis pada perkembangan keilmuan terbaru.

“Bagi dosen IAT, kegiatan seperti ini sangat relevan untuk memperkaya perspektif, menjaga kesinambungan tradisi keilmuan, sekaligus memastikan materi perkuliahan tetap kontekstual,” tambahnya.

Muktamar Ilmu Qira’ah ini diselenggarakan sebagai respons atas tantangan pelestarian qira’at mutawatirah di tengah modernisasi pendidikan Islam. Para pemateri membahas sejarah transmisi qira’ah, otoritas sanad bacaan Al-Qur’an, hingga integrasi ilmu qira’ah dalam kurikulum perguruan tinggi.

Selain diskusi panel, forum tersebut juga menjadi ajang konsolidasi antara tradisi pesantren dan dunia akademik. Kolaborasi keduanya dinilai penting untuk menjaga otentisitas ilmu qira’ah sekaligus memperluas ruang riset dan pengembangannya.

Menurut Zayyadi, atmosfer diskusi yang terbangun dalam muktamar memperlihatkan kuatnya kesadaran kolektif akan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya dosen.

“Forum ini bukan sekadar seremonial, tetapi ruang belajar bersama. Kami bisa bertukar pengalaman, memperdalam pemahaman, dan menyerap gagasan baru yang sangat berguna bagi pengembangan keilmuan dosen,” katanya.

Di akhir kegiatan, peserta muktamar merumuskan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain penguatan jejaring keilmuan antarperguruan tinggi, pengembangan pusat kajian qira’ah, serta dorongan integrasi ilmu qira’ah dalam riset akademik yang berkelanjutan.

Melalui keikutsertaan dosen dalam muktamar tersebut, UNUJA menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan mutu akademik dosen, khususnya pada bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan tinggi keislaman.

Pewarta : Saiful Bahri
Editor    : Rizal Fauzi
Foto      : M. Maulana
Hak Cipta © FAI UNUJA 2025

Jl. PP Nurul Jadid, Dusun Tj. Lor, Karanganyar, Kec. Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67291

+628883078899
fai@unuja.ac.id
© 2023 UNIVERSITAS NURUL JADID