Fakultas Agama Islam
FAI
Jumat, 17 Januari 2025
Diakses: 612
Aula dua Pondok Pesantren Nurul Jadid menjadi saksi penampilan memukau Ahmad Fauzan, mahasiswa semester satu, dalam perayaan Hari Lahir ke-25 Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Acara tersebut berupa seminar nasional bertajuk "Kepemimpinan Transformasional di Era Global: Navigating Change with Innovation for Global Competitiveness," yang dihadiri oleh mahasiswa MPI se-Jawa Timur. Rabu (15/01/2025).
Bagi Fauzan, menjadi moderator dalam seminar tersebut merupakan pengalaman pertama yang sangat berharga. Untuk mempersiapkan diri, ia mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam (BEM-FAI) serta mendapat dukungan dari teman-temannya dalam kelas public speaking sehari sebelum acara.
“Saat menjadi moderator tadi, meskipun sempat merasa gugup karena ini pengalaman pertama, saya tetap siap tampil di depan umum. Briefing dari BEM-FAI dan dukungan teman-teman public speaking sehari sebelumnya membuat saya lebih percaya diri,” ungkap Fauzan.
Penampilan pria asal Jember ini menjadi sorotan ratusan mata dan memberikan warna tersendiri bagi acara tersebut. Siapa sangka, ia berdiri penuh ceria dengan senyuman ramah khasnya menyapa para mahasiswa serta memperkenalkan dua pembicara, Dimas Eko Cahyono dan Faisol selaku Ketua demisioner dan mandataris Ikatan Mahasiswa Manajeman Pendidikan, Administrasi Pendidikan, dan Manajeman Pendidikan Islam se-Indonesia wilayah III Jawa Timur (IMMAP SI)
“Sebelum mengikuti kelas FAI, saya pikir public speaking hanya tentang tampil di depan umum. Setelahnya, saya memahami bahwa public speaking adalah seni dengan banyak aspek, seperti ekspresi, vokal, dan gestur, yang membuat saya semakin ingin mendalaminya.” Lanjut pria berbadan tegap itu
Diakhir wawancara fauzan berpesan agar mahasiswa Unuja khususnya Fai tidak ragu untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi yang ada terutama BEM-FAI.
“Untuk teman-teman mahasiswa, khususnya FAI, jangan ragu untuk berproses Terutama dalam program BEM-FAI, seperti Kelas FAI, saya sudah merasakan sendiri manfaatnya. Seperti pesan Mas Dimas Eko Cahyono di seminar Harlah MPI: "Jangan ragu karena takdir Tuhan itu indah, dan hidup terlalu berharga untuk disia-siakan." Ucapnya
penulis : Muhammad A'lal Hikam
editor : Moh Iqbal S.sos.I.M.Pd.I
Himaprodi IAT UNUJA Bangun Dialog Kemanusiaan Melalui Kajian Tafsir Mubadalah
Sabtu, 20 Desember 2025
Himpaprodi IAT UNUJA Gelar Pelatihan Kepenulisan Ilmiah untuk Perkuat Budaya Literasi Mahasiswa
Sabtu, 13 Desember 2025
Kajian Tafsir: Tafsir Al-Qur’an dan Keteladanan Rasulullah bagi Manusia Modern
Sabtu, 13 Desember 2025
Ketika Khamr Diharamkan, Akal Dihidupkan: Catatan dari Kajian Rutin Tafsir Himaprodi IAT
Sabtu, 8 November 2025
Jl. PP Nurul Jadid, Dusun Tj. Lor, Karanganyar, Kec. Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67291
+628883078899