Mahasiswa IAT UNUJA Hadirkan Bazar Kerajinan dan Produk Olahan Mandiri di Harlah ke-77 Pondok Pesantren Nurul Jadid

Jumat, 16 Januari 2026

Diakses: 110

Bagikan:

PROBOLINGGO (16/1/2026), —Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Alqur’an dan Tafsir (Himaprodi IAT) Universitas Nurul Jadid (UNUJA) ikut meramaikan peringatan Haul dan Hari Lahir (Harlah) ke-77 Pondok Pesantren Nurul Jadid dengan membuka stand bazar yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari, 16-19 Januari 2026. Bazar tersebut berlokasi di area stand bazar putri dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Pondok Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo, Jawa Timur.

Kegiatan ini dibuka untuk semua santri putri Nurul Jadid. Melalui bazar ini, mahasiswa tidak hanya berpartisipasi memeriahkan harlah, tetapi juga mempraktikkan pembelajaran kewirausahaan secara langsung di lingkungan pesantren.

Produk yang dipasarkan di stand Himaprodi IAT UNUJA berupa kerajinan tangan serta aneka minuman dan makanan buatan sendiri yang diproduksi oleh mahasiswa. Di hari pertama, stand bazar tampak ramai dikunjungi santri putri. Mahasiswa secara bergiliran bertugas melayani pembeli, mengelola stok, hingga mencatat pemasukan dan pengeluaran.

"Hari ini adalah hari pertama bazar ini dibuka. Sekalipun produk yang kami sediakan belum terpajang semua karena masih proses packing dan pengemasan, alhamdulillah stand Himaprodi banyak pengunjung dan tertarik membelinya. Semoga nanti sore, besok, dan hari-hari selanjutnya tambah ramai dan banyak pembeli yang memborong produk yang kami tawarkan", ujar Shivana sebagai koordinator stand bazar Himaprodi IAT. 

Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UNUJA, Abd. Basid, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam bazar ini merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual di luar kelas. “Kami mendorong mahasiswa agar belajar mandiri dan kreatif. Bazar ini menjadi media belajar berwirausaha, sekaligus sarana untuk menambah dana kegiatan akademik mahasiswa tanpa selalu bergantung pada pengajuan proposal ke kampus,” ujarnya, Jumat (17/1/2026).

Menurut Basid, pengalaman mengelola usaha kecil semacam ini penting untuk membekali mahasiswa menghadapi realitas sosial setelah lulus. Ia menambahkan, lulusan IAT diharapkan tidak hanya kuat secara keilmuan, tetapi juga memiliki kecakapan hidup yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Pembina kegiatan sekaligus dosen Prodi IAT UNUJA, Rifqatul Husna, menilai bazar mahasiswa ini memberi ruang pembelajaran yang nyata. “Mahasiswa belajar banyak hal, mulai dari kerja sama tim, komunikasi dengan konsumen, hingga tanggung jawab mengelola usaha. Ini sejalan dengan upaya kampus membentuk lulusan yang adaptif dan berdaya guna,” kata Rifqah, panggilan akrabnya.

Salah satu pengurus Himaprodi IAT UNUJA yang bertugas di stand bazar, Ayu dan Hostiah, mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari kegiatan tersebut. “Kami tidak hanya berjualan, tetapi belajar mengatur usaha dari awal sampai akhir. Pengalaman ini bisa menjadi tabungan berharga ketika nanti lulus dan terjun ke masyarakat,” tuturnya. Ia berharap pengalaman tersebut dapat dibagikan kepada adik-adik tingkat di prodi sebagai motivasi untuk terus berinovasi.

Dari sisi pengunjung, kehadiran bazar mahasiswa dinilai menambah semarak peringatan harlah. Aisyah, santri putri Nurul Jadid, mengatakan bazar tersebut memudahkan santri memenuhi kebutuhan ringan tanpa harus keluar area pesantren. “Produk makanannya variatif dan hasil kerajinan mahasiswa juga menarik,” ujarnya sambil membawa belanjaannya di stand nomor 67 itu.

Peringatan Harlah ke-77 Pondok Pesantren Nurul Jadid tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial yang melibatkan santri, mahasiswa, serta masyarakat sekitar. Partisipasi mahasiswa melalui bazar menunjukkan adanya sinergi antara kampus dan pesantren dalam menciptakan ruang belajar yang inklusif.

Lebih dari sekadar memeriahkan acara, bazar Himaprodi IAT UNUJA menjadi refleksi bahwa proses pendidikan mahasiswa tidak hanya berlangsung di ruang kuliah, tetapi juga tumbuh melalui pengalaman nyata, kemandirian, dan interaksi sosial yang akan menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

Pewarta : Rizal
Editor    : Haikal
Foto      : Shivana
Hak Cipta © FAI UNUJA 2026

Jl. PP Nurul Jadid, Dusun Tj. Lor, Karanganyar, Kec. Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67291

+628883078899
fai@unuja.ac.id
© 2023 UNIVERSITAS NURUL JADID